“Surat Ini Diikutkan di Giveaway Dae-Ho’s Delivery Service PSA 3”

Rabu, 28 Oktober 2015

Dear papa,

Pa, selama ini aku selalu menyusahkan papa. Aku berbohong pada papa karena sebenarnya aku sama sekali nggak ngampus dan takut papa akan marah. Aku belum siap untuk ke kampus dan mengajukan judul skripsi. Aku juga takut untuk mengikuti kelas apalagi presentasi dalam bahasa inggris di depan kelas. Aku merasa terintimidasi. Aku senior. Senior menggunakan grammar bahasa inggrisnya acak-acakan. Aku stress. Pa, aku ingin pindah kuliah.

Teman-teman juga udah sebagian lulus. Aku merasa keberanianku hilang entah ke mana. Apa aku boleh pindah ke Universitas yang baru? Aku tidak ingin membuat papa kecewa tapi aku juga tidak mau papa malu kalau sampai aku dikeluarkan dari kampus. Aku janji sama papa kalau papa mengijinkan aku pindah kampus atau transfer, aku pasti akan menyelesaikannya dengan cepat. Aku sayang papa.

Aku tidak pernah memohon apapun pada papa. Aku hanya mohon sekali ini saja papa. Aku tidak akan meminta bantuan uang dari papa. Aku berjanjia akan membayarnya sendiri sambil bekerja. Aku tidak dapat bertahan di kampus lama dengan tekanan batin seperti ini. Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah dapat tenang. Aku akan terus merasa minder papa. Sekali lagi, aku memohon pada papa. Tolong ijinkan aku melakukan pindah kampus. Aku akan mengurusnya sendiri. Jadi, papa tidak perlu repot mengurus kepindahanku.

Salam sayang,

Anakmu tercinta

Posted in Uncategorized | Leave a comment

” Giveaway novel Tak Bisa ke Lain Hati “

Penulis: Feni Yuli

Penyunting: Fatimah Azzahrah

Penerbit: Media Pressindo

Ukuran: 13 x 19 cm

Tebal: 168 halaman

ISBN: 978-979-911-432-7

Harga: Rp32.000,- *)

“When you say it’s ok, it means not. When you say not, it means it’s ok,”  jelas Vano.

Novel pertama karya Feni Yuli, sudah terbit dan bisa di dapatkan di Toko Buku Gramedia terdekat di kota kamu. Kamu juga bisa mendapatkannya secara online melalui (http://www.bukukita.com/Buku-Novel/Romance/124896-Tak-Bisa-Ke-lain-Hati.html // www.bukabuku.com/browse/bookdetail/2010000239292/tak-bisa-ke-lain-hati.html) Mau mendapatkannya secara cuma-cuma? Ada 3 novel yang akan di bagikan. Yuk ikutan! 🙂

Yang ada di kepala Kania:

“Aku pikir kamu nggak sama dengan yang lainnya. Tapi itu memang cuma pikiranku aja. Dan apa yang ada di pikiran seringnya nggak cocok sama kenyataan.”

Yang ada di kepala Vano:

“Baru jadi pacar aja udah nge-force. Nggak boleh inilah, nggak boleh itulah. Apalagi kalo udah jadi suami istri?”

***

Ada yang tidak wajar. Kania mengendus sesuatu yang tidak beres antara Vano, pacarnya, dan Felia, adik kelasnya yang kegatelan itu. Tapi Kania cuma bisa memasang muka cemberut tiap kali melihat kedua orang itu berbincang-bincang.

Mungkin cemburu memang tanda cinta, tapi kalau berlebihan, Vano bisa dihantam pusing seratus keliling. Lagi pula sebagai pacar, Kania benar-benar tidak tahu siapa dirinya yang sebenarnya dan bagaimana kehidupannya. Lebih tepatnya, belum tahu….

Caranya :

1.) Via Facebook

– Kamu harus berteman dengan Feni di facebook ( https://www.facebook.com/FELIA27 )
– Upload cover novel Tak Bisa ke Lain Hati di Timeline kamu. copy paste note ini di captionnya. Tambahkan tulisan Giveaway novel Tak Bisa ke Lain Hati di bagian paling atas sebelum nama penulis.
– Tag 27 orang temanmu. (Termasuk Feni)
– Kirimkan data diri kamu (nama asli, nama facebook, alamat, nomor telepon) ke feni_yuli_a@yahoo.com dengan subjek Tak Bisa ke Lain Hati. (Facebook)

2.) Via twitter

– Kamu harus follow @fya27 dan @MedpressFiksi
– Kirimkan data diri kamu (nama asli, nama twitter, alamat, nomor telepon) ke feni_yuli_a@yahoo.com dengan subjek Tak Bisa ke Lain Hati (Twitter)
– Tweet status ini ke 10 orang temanmu : Ikutan giveaway novel #TakBisakeLainHati @fya27 yuk! caranya di =>  http://fya27.blogspot.com/2014/06/giveaway-novel-tak-bisa-ke-lain-hati.html

3.) Via Kompasiana / Goodreaders / WordPress / Kaskus / Blogspot

– Posting note ini ke di blog kamu
– Judul postingannya ” Giveaway novel Tak Bisa ke Lain Hati “sertakan juga cover novelnya. 
– Kirimkan link postingan kamu dan data diri (nama asli, alamat, nomor telepon) ke feni_yuli_a@yahoo.com dengan subjek Tak Bisa ke Lain Hati (Kompasiana / Goodreaders /Wordpress / Kaskus / Blogspot)

NB :
– Giveaway ini diadakan mulai tanggal 14 juni – 31 juli 2014
– Akan di pilih masing – masing 1 pemenang dari tiap cara
– Nama – nama peserta akan di update disini : http://fya27.blogspot.com/
– Pemenang diumumkan tanggal 3 Agustus 2014
– Peserta boleh mengikuti melalui semua cara untuk memperbesar kemungkinan mendapatkannya (Twitter,Facebook dan Blog)

Gimana? Gampang kan? Yuk ikutan! ^.^

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jalan Kekudusan

 

Kata “Kudus” selalu berkaitan dengan tugas-tugas mulia yang langsung diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus. Sungguh tugas yang amat berat yang selalu kita bayangkan di dalam pikiran kita. Apakah untuk menjadi orang kudus kita harus menjadi seorang biarawan atau biarawati? Sebenarnya apa makna kekudusan bagi kita sebagai orang Katholik? Coba kita lihat diri kita kembali apakah kita telah mulai merintis menuju jalan menuju kekudusan. Jalan menuju kekudusan sangatlah berat dan penuh liku. Setiap godaan-godaan yang datang silih berganti akan selalu mengikuti kita.

“Iman tanpa perbuatan akan mati”. Kalimat ini seharusnya menyadarkan kita untuk lebih bersemangat lagi merintis jalan kekudusan. Seperti pada cerita Zakheus si pemungut cukai, dia adalah seorang pemungut cukai/penarik pajak tanpa pandang bulu. Mau orang itu miskin atau kaya dia pasti menarik pajak dari mereka. Setelah dia bertemu dengan Yesus, dia malah bertobat dan bahkan berjanji mengembalikan semua pajak yang telah dia tarik empat kali lipat dengan sebagian hartanya dan menjadi pengikut Yesus. Cerita ini telah membuktikan kepada kita bahwa jalan menuju kekudusan itu tidaklah mudah. Kita harus rela berkorban, siap menghadapi segala godaan-godaan, dan juga siap melaksanakan perintah dan larangan-Nya. Seorang Zakheus pun harus memanjat Pohon Ara untuk melihat Yesus di antara kerumunan orang-orang. Walaupun tubuhnya pendek dan kecil, dia tetap berusaha memanjat pohon tersebut. Kita sebagai orang muda-mudi seharusnya malu dengan Zakheus. Kita terkadang malas untuk ke Gereja, meremehkan orang lain, dan menganggap diri kita paling sempurna berlagak layaknya orang paling keren dan menganggap semua orang tidak lebih baik dari kita.

Ada seorang teman pernah bercerita dia menghitung setiap uang yang dia berikan kepada seorang pengemis atau pengamen, misalnya: 1 hari dia bertemu 3 orang pengemis, memberinya uang Rp 1.000,00 per orang lalu dia bilang, “Kalau seperti ini terus aku lakukan pasti bakalan bangkrut dech 1 orang Rp 1.000,00 berati 1 bulan aku sudah menghabiskan hampir ratusan ribu”.

Yesus tidak pernah mengajarkan kita wajib memberi uang kepada setiap pengemis atau pengamen. Amal tanpa disertai hati yang ikhlas sama saja menentang ajaran Allah tentang belas kasihan. Dengan contoh di atas kita dapat menilai bahwa jalan menuju kekudusan sebenarnya pun berada di sekiling kita dan di kehidupan sehari-hari kita. Pernahkah kita berpikir bahwa menolong orang lain yang sungguh-sungguh membutuhkan bantuan kita dapat membimbing kita merintis jalan menuju kekudusan. Begitu pula ke gereja tanpa paksaan dan memang berniat untuk berbicara langsung dengan Tuhan merupakan suatu cara paling mudah untuk merintis jalan menuju kekudusan karena kita telah berhasil memenangkan godaan-godaan iblis yang menyebabkan kita malas ke gereja. Setiap perbuatan yang kita lakukan dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya telah menuntun kita menuju jalan kekudusan sebagai pengikut dan murid-Nya. Jangan menilai seseorang dari fisiknya tetapi nilailah seseorang dari perbuatan dan hatinya. Tuhan mengajarkan kita bukan fisiknya yang akan dikuduskan melainkan perbuatan dan hatinya yang akan dikuduskan serta beroleh kasih setia dari Allah. Semua perbuatan yang kita lakukan harus dilakukan dalam nama Tuhan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment